Konsep Perancangan Wellness Center untuk Pemulihan Kesehatan Mental dengan Pendekatan Arsitektur Biomimikri di Kota Bandar Lampung
Keywords:
Wellness Center, Arsitektur Biomimikri, Kesehatan Mental, Kupu-Kupu, Bandar LampungAbstract
Meningkatnya stres dan gangguan kesehatan mental menjadi salah satu permasalahan yang banyak dialami oleh remaja dan masyarakat perkotaan yang diakibatkan oleh tingginya tekanan aktivitas, pola hidup, serta minimnya ruang relaksasi di lingkungan kota. Kondisi ini menunjukkan perlunya fasilitas pendukung kesehatan mental yang mampu mewadahi aktivitas relaksasi dan pemulihan mental secara non-medis bagi masyarakat di Kota Bandar Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk merancang wellness center di Kota Bandar Lampung dengan pendekatan arsitektur biomimikri yang terinspirasi dari karakteristik kupu-kupu dan proses metamorfosisnya sebagai simbol transformasi dalam pemulihan mental. Perancangan wellness center ini mengintegrasikan tiga fungsi layanan kesehatan mental, yaitu pencegahan, perbaikan, dan pemeliharaan. Metode perancangan dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil perancangan diharapkan mampu menghadirkan wellness center yang dapat mendukung relaksasi, pemulihan, serta pemeliharaan kesehatan mental masyarakat di Kota Bandar Lampung.
Downloads
References
Bahy, M. C., Mustika, N. W. M., & Sugihantara, I. K. (2022). Perencanaan dan Perancangan Wellness Center dengan Pendekatan Healing Environment di Desa Angseri, Baturiti, Tabanan, Bali. Undagi: Jurnal Ilmiah Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa, 10(1), 53–61. https://ejournal.warmadewa.ac.id/index.php/undagi/index
Benyus, J. M. (1997). Biomimicry: Innovation Inspired by Nature. Morrwo New York.
Biomimicry Institute. (2019). The Biomimicry Institute - Inspiring Sustainable Innovation.
Ferreira, C. P., Latorre, P., & Nieto-Escamez, F. A. (2025). Impact of nature and architectural design in virtual residential spaces and urban settings on human mental health and well-being: A systematic review. Journal of Environmental Psychology, 108, 102821. https://doi.org/10.1016/j.jenvp.2025.102821
Fitriani, A., & Syaifullah. (2024). Peningkatan Kesadaran Kesehatan Mental pada Remaja Melalui Promosi Kesehatan Mental. Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 3(2), 1–6.
Google. (n.d.). Earth versions. Google Earth. Retrieved Februari 22, 2026, from https://www.google.com/earth/about/versions/
Pedersen Zari, M. (2018). Regenerative Urban Design and Ecosystem Biomimicry. In Regenerative Urban Design and Ecosystem Biomimicry. https://doi.org/10.4324/9781315114330
Ruslan, H. (2015). Keanekaragaman Kupu-Kupu (C. Wibowo & M. R. Neldy. LPU-UNAS.
Scalzo, S. (2016). Design for Mental Health-Towards an Australian Approach.
Susanto, D. (2020). Kasus Gangguan Jiwa di Indonesia Meningkat Selama Masa Pandemi. Media Indonesia. https://mediaindonesia.com/humaniora/352006/kasus-gangguan-jiwa-di-indonesia-meningkat-selama-masa-pandemi
WHO Media Team. (2025). Over a billion people living with mental health conditions – services require urgent scale-up. World Health Organization. https://www.who.int/news/
Winurini, S. (2025). Pemeriksaan Kesehatan Mental Gratis Bagi Remaja. Badan Keahlian DPRRI.