Kualitas Ruang Terbuka Publik Berdasarkan Respons Pengunjung di PKOR Way Halim Ditinjau dengan Teori Arsitektur Perilaku
Keywords:
Aktivitas Pengguna , Arsitektur Perilaku, Kualitas Ruang, PKOR Way Halim, Ruang Terbuka PublikAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas ruang terbuka publik berdasarkan respon pengunjung pada PKOR Way Halim ditinjau dari perspektif arsitektur perilaku. Penilaian kualitas ruang terbuka dilakukan dengan memperhatikan aspek kenyamanan, keamanan, aksesibilitas, dan keberagaman aktivitas yang mendukung interaksi sosial pengunjung. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi lapangan, dokumentasi, dan penyebaran kuisioner kepada 24 responden yang terdiri dari pengunjung umum, komunitas olahraga, pedagang, dan pengelola fasilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PKOR Way Halim memiliki potensi sebagai ruang terbuka publik yang mendukung berbagai aktivitas, namun terdapat beberapa kendala terkait fasilitas pendukung, tata letak ruang, dan kenyamanan visual. Kesimpulannya, meskipun ruang terbuka pada PKOR Way Halim cukup fungsional, perlu dilakukan perbaikan pada aspek desain dan fasilitas agar kualitas ruang lebih optimal serta mampu meningkatkan pengalaman pengguna. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengelola dan perencana kota dalam pengembangan ruang terbuka publik yang berorientasi pada perilaku pengguna.
Downloads
References
Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Carr, S., Francis, M., Rivlin, L. G., & Stone, A. M. (1992). Public space. Cambridge University Press.
Carmona, M., Heath, T., Oc, T., & Tiesdell, S. (2010). Public places urban spaces: The dimensions of urban design (2nd ed.). Routledge.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Hall, E. T. (1966). The hidden dimension. Doubleday.
Hakim, L. (2004). Perencanaan Kota dan Ruang Terbuka Publik. Jakarta: Erlangga.
Lawson, B. (2001). The Language of Space. Oxford: Architectural Press.
Rapoport, A. (1982). The Meaning of the Built Environment: A Nonverbal Communication Approach. Beverly Hills: Sage Publications.
Shirvani, H. (1985). Architecture of Environment: Environmental Design Guidelines. New York: Van Nostrand Reinhold.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sommer, R. (1969). Personal Space: The Behavioral Basis of Design. Englewood Cliffs, NJ: Prentice-Hall.
Zeisel, J. (1981). Inquiry by Design: Tools for Environment-Behavior Research. Monterey, CA: Brooks/Cole Publishing.